Simpan Memo Gubernur, Mantan Petinju Sumut Benget Simorangkir Masih Menganggur

Redaksi - Jumat, 29 Januari 2016 10:45 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir012016/beritasumut_Simpan-Memo-Gubernur--Mantan-Petinju-Sumut-Benget-Simorangkir-Masih-Menganggur.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Istimewa
Benget Simorangkir.
Beritasumut.com - Harapan mantan petinju Sumatera Utara (Sumut) Benget Simorangkir untuk mendapatkan pekerjaan perlahan pupus.Ayah dua anak itu akhirnya pasrah menjadi pengangguran, meski sejumlah pejabat Sumut pernah menjanjikan pekerjaan baginya di beberapa instansi.Benget bahkan hingga kini masih menyimpan memo dari Gubernur Sumut T Rizal Nurdin yang merekomendasikan dirinya untuk bekerja di salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)."Memo dari Pak Tengku Rizal masih saya simpan rapi," kata Benget di Medan, Kamis (28/1/2016).Anehnya dia bahkan mengaku baru menerima memo tersebut tatkala Gubernur Sumut itu telah wafat pada 2006 lalu."Entah siapa yang menyimpan memo itu, saya pun tidak tahu setelah beliau wafat baru dikasih ke saya," ungkapnya.Janji-janji pekerjaan di beberapa instansi lain juga banyak diterima dari sejumlah pejabat tatkala Benget masih berjaya di atas ring dan berjuang mati-matian membela nama daerah ini.Terakhir menurut Benget janji akan dipekerjakan di Bank Sumut terlontar dari Sekretaris Pertina Sumut Edy Sibarani, apabila dirinya mampu meraih medali emas di pra PON Padang 2011."Saya berupaya berjuang dan berhasil. Namun harapan mendapat pekerjaan tak kunjung datang hingga saya tak pernah lagi berharap," tuturnya sembari tersenyum.Di sisi lain Benget mengatakan jika dirinya tidaklah terlalu memilih jenis pekerjaan, meski punya ijazah pendidikan."Bekerja apapun jadi yang penting ada statusku," ujarnya.Benget mengaku telah berulangkali melayangkan lamaran untuk lowongan sekuriti, namun tak kunjung dipanggil.Benget cukup menyesalkan jika ada anggapan berbagai pihak dirinya bukan kategori atlet peraih emas PON hingga belum pantas mendapat perhatian dan masa depan layak dari pemerintah.Padahal, kata Benget atlet mana yang mau kalah, apalagi dengan cara-cara yang kurang wajar."Anak sedang diopname di rumah sakit pun saya memilih untuk bertanding, karena rasa tanggung jawab sebagai atlet," katanya.Perhatian Pemerintah Provinsi Sumut di bawah kepemimpinan Plt Gubernur Tengku Erry Nuradi kepada para atlet berprestasi diyakini masih membawa harapan bagi Benget Simorangkir untuk tak lagi hanya sebatas menjadi pengasuh anak tatkala istrinya bekerja.Apalagi, kata dia saat itu Tengku Erry menjabat sebagai Bupati Serdang Bedagai, peraih medali perak PON 2004 di Palembang dan perunggu di PON Kalimantan Timur 2008 ini pernah menyampaikan curahan hatinya ingin meminta pekerjaan."Kala itu Pak Bupati suruh saya ke kantornya, tapi nggak ketemu," ucapnya. (BS-030)


Tag:

Berita Terkait