Beritasumut.com - Ketua DPD KNPI Sumatera Utara (Sumut) Sugiat Santoso melantik pengurus Koperasi KNPI Sumut, di Medan Club, Selasa (29/12/2015).Pengurus yang dilantik, Ketua M Hasbi Simanjuntak, Wakil Ketua Apri Budi, Wakil Ketua M Husni Ritonga, Sekretaris Akhmad Fauzi Nasution, Wakil Sekretaris Alamsyahruddin Pasaribu, Bendahara Juhri Sirait, dan Wakil Bendahara Ari Perdana. Pelantikan ditandai dengan pengucapan sumpah dan pemberian SK Nomor 03/KPTS/KNPI SU/XII/2015.Hadir dalam acara tersebut, perwakilan Bank Sumut, pengurus DPD KNPI Sumut, pengurus DPD KNPI Medan, pengurus PK KNPI se-Kota Medan, Organisasi Kemasyarakatan, BEM se-Kota Medan, tokoh masyarakat, dan Anggota DPRD Sumut.Pelantikan juga dirangkai dengan dialog publik Refleksi Akhir Tahun 2015. Mengambil tema "Proyeksi Ekonomi Sumut 2016", dialog ini menghadirkan narasumber Ketua Pansus MEA DPRD Sumut Ikrimah Hamidy dan Ketua Komisi C DPRD Sumut Muchrid Nasution dan perwakilan Bank Sumut.Ketua Koperasi KNPI Sumut M Hasbi Simanjuntak mengatakan, koperasi ini dibentuk untuk meningkatkan kesejahteraan dan memberdayakan potensi ekonomi pemuda di Sumut."Kita berharap dengan hadirnya koperasi ini, dapat menjadi media bagi para pemuda dalam membangun kemandirianya secara ekonomi, danmampu menjadikan pemuda di Sumatera Utara menjadi mandiri," ungkapnya.Perwakilan Bank Sumut, TM Zefri memberi apresiasi dengan dibentuknya Koperasi KNPI Sumut."Kita sering melihat, banyak organisasi membentuk koperasi, namun tidak pernah berjalan. Untuk itu kita berharap, pengurus koperasi yang baru dilantik mampu membawa perubahan dan menjadi lebih besar," jelasnya.Selain itu, Bank Sumut juga berharap koperasi ini mampu berdiri dengan kemapanannya."Koperasi ini harus benar-benar dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, untuk kepentingan pemuda di Sumut," katanya.Ketua DPD KNPI Sumut Sugiat Santoso mengatakan, dibentuknya Koperasi KNPI Sumut bertujuan membentuk kepercayaan institusi pemuda untuk berbisnis."Organisasi tanpa institusi ekonomi tidak akan mandiri dan merdeka. Dengan kehadiran koperasi ini diharapkan mampu membawa kemandirian bagi pemuda di Sumut," imbuhnya.Dijelaskan Sugiat, Indonesia merupakan negara ke- 9 di dunia dengan angka penduduk termiskin.Dimana, penumpang dalam menyumbang angka kemiskinan itu adalah para pemuda. Padahal, pemuda adalah angka produktif yang dapat menghasilkan produk."Paradigma ini tidak boleh dipertahankan dan sangat berbahaya. Solusinya adalah kita harus bangkit. Jika tidak, maka pemuda di Indonesia akan hancur," paparanya.Dibentuknya koperasi ini merupakan momentum strategis bagi para pemuda di Sumut untuk dapat berkarya."Koperasi ini bukan hanya diperuntukan bagi pengurus DPD KNPI Sumut, namun juga bagi pemuda yang ada di Sumatera Utara," pungkasnya. (BS-001)