Pekan Pasar Petani Sumut 2015 Digelar di Deliserdang

Redaksi - Selasa, 22 Desember 2015 21:57 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir122015/beritasumut_Pekan-Pasar-Petani-Sumut-2015-Digelar-di-Deliserdang.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Istimewa
Plt Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi bersama Bupati Deliserdang Ashari Tambunan, Kepala Perwakilan BI Sumut Difi A Johansyah, Plt Kadis Pertanian Aspan Sofian Batubara dan sejumlah petani, memanen buah tomat dalam acara pembukaan Pekan Pasar Petani Sumut

Beritasumut.com - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Tengku Erry Nuradi mengimbau petani menyiapkan diri dalam menghadapi era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang akan diberlakukan awal 2016 mendatang.

 

Imbauan tersebut disampaikan Tengku Erry pada saat membuka Pekan Pasar Petani Sumut XII Tahun 2015 yang berlangsung di Desa Namo Mbelin, Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deliserdang, Selasa (22/12/2015).

 

Hadir dalam acara tersebut Bupati Deliserdang Ashari Tambunan, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumut Difi A Johansyah, Plt Kadis Pertanian Sumut Aspan Sofian Batubara, Kepala Bulog Fatah Yasin, sejumlah pejabat dan petani dari Kabupaten/Kota se Sumut.

 

Dalam kesempatan itu, Tengku Erry menegaskan, era MEA efektif diberlakukan 1 Januari 2016. Awal tahun, akan terjadi perubahan pola dan sistem perekonomian di semua negara yang tergabung dalam MEA, termasuk Indonesia.

"Salah satu perubahan adalah terciptanya pasar bebas. Produk negara yang terbagung dalam MEA akan bersaing dipasaran. Tentu hanya yang berkualitas dan memiliki harga terjangkau yang dapat bersaing," ujar Tengku Erry.

 

Salah satu langkah yang dapat ditempuh petani adalah dengan memanfaatkan teknologi tepat guna, efisien dan berdayaguna. Jika tidak, petani lokal akan akan kalah bersaing.

 

"Teknologi pertanian efisien juga dapat menguatkan lembaga petani itu sendiri, membangun jaringan pasar komoditi yang kuat dan tentunya membangun semangat nasionalisme untuk mengkonsumsi produk nasional," sebut Tengku Erry.

 

Produksi padi Sumut hingga akhir Desember 2015 tercatat mencapai 3.866.492 ton dengan luas panen mencaai 753.996 hektar. Stok padi tersebut harus terus ditingkatkan, seiring meningkatnya kebutuhan pasar.

 

"Sumut layaknya swasembada beras. Pasokan padi dari tingkat petani yang tersebar di sejumlah Kabupaten dan Kota di Sumut kita harapkan terus meningkat. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten dan Kota diharapkan tegas dalam membatasi alih fungsi lahan persawahan menjadi perkebunan tanaman keras," pesan Tengku Erry.

 

Sementara produk unggulan hortikultura seperti kubis, kentang, wortel dan lainnya telah mampu menembus pasar ekspor. Kendati demikian, kualitas dan kuantitas perlu ditingkatkan agar hasil petani lokal merajai pasar MEA.

 

Dalam kesempatan itu, Tengku Erry juga menyatakan apresiasi atas terlaksananya Pekan Pasar Petani Sumut XII di Deliserdang. Kegiatan itu diharapkan menjadi media komunikasi antarpetani dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas produk pertanian di daerah masing-masing.

 

"Bila perlu, diskusikan tentang produk pertanian unggulan masing-masing. Saling dukung dan saling mengisi. Tiap daerah harus memperkuat stabilitas produk pertanian. Jika tiap daerah kokoh, maka MEA memberikan manfaat positif secara nasional," pesan Tengku Erry.

 

Sementara Bupati Deliserdang Ashari Tambunan mengatakan, pihaknya tetap berkomitmen menjadikan daerahnya lumbung beras di Sumut. Salah satu langkah strategis guna menjaga lahan persawahan adalah dengan menetapkan Perda Perlindungan Lahan Pertanian Berkelanjutan.

 

"Perda itu akan ditetapkan dalam waktu dekat. Tujuannya agar lahan pertanian padi tidak beralih fungsi menjadi lahan perkebunan," sebut Ashari. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Raih Penghargaan, Bupati Deli Serdang Menangis Haru

Ekonomi

Amri Tambunan Diwakilkan Anaknya Terima Penghargaan

Ekonomi

Kakek Tiri Dilaporkan Aniaya Cucu di Deliserdang

Ekonomi

Bocah 2 Tahun Tewas Terseret Banjir di Deliserdang

Ekonomi

Polres Deliserdang Ringkus Komplotan Pemalsu SIM

Ekonomi

GMP PTPN 2 Mengadu Ke DPRD Deliserdang