Beritasumut.com - Tambang Emas Martabe bekerja sama dengan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) binaan PKK Batangtoru membuka dengan resmi pusat jajanan kue Bagasta di Desa Napa, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Jumat (18/12/2015).
Rumah Kue Bagasta ini merupakan pusat penjualan beragam jenis kue dan oleh oleh yang dikerjakan oleh ibu-ibu rumah tangga yang tergabung dalam KUBE, berlokasi di tempat strategis Jalan Lintas Sumatera Padangsidimpuan menuju Sibolga.
"Dengan adanya Rumah Kue Bagasta ini kiranya dapat menjadi pusat kreatifitas ibu-ibu rumah tangga yang memiliki keahlian membuat kue sehingga dapat mendongkrak perekonomian keluarga. Kami yakin Bagasta bisa menjadi sentra oleh oleh di Batangtoru pada umumnya dan di Tapanuli Selatan pada khususnya," ujar Deputi General Manager General Affair Tambang Emas Martabe Stevi Thomas.
Ketua Tim Penggerak PKK Batangtoru Lia Raja Nasution selaku Pembina KUBE mengatakan berdirinya Rumah Kue Bagasta tersebut tidak terlepas dari bantuan Tambang Emas Martabe yang pada awalnya memberikan bantuan pelatihan membuat kue dan modal berupa alat alat pembuat kue kepada PKK 16 Desa di Kecamatan Batangtoru pada Oktober 2013 yang lalu.
"Sejalan dengan itu maka hasil produksi kelompok usaha bersama itu perlu dikemas dan dipasarkan secara lebih luas sehingga berdirilah Rumah Kue Bagasta sebagai sentral penjualan kue asli buatan masyarakat lokal yang dapat dijamin mutu dan kesehatannya," ujar Lia.
Selain ibu-ibu, beberapa anggota KUBE adalah remaja yang beberapa diantaranya sudah selesai Sekolah Menengah Umum/Kejuruan sehingga lewat kegiatan membuat kue mereka dapat melatih diri dengan ketrampilan yang mampu menghasilkan pendapatan bagi keluarga.
Rumah Kue Bagasta buka setiap hari dari pukul 09.00-21.00 WIB dengan memasarkan 104 jenis kue dengan melibatkan tenaga kerja berupa karyawan sebanyak tiga orang, seorang pembina, tiga orang pengurus, dua koordinator supplier dan 15 supplier dan menempati gedung seluas 384 persegi. Sementara Tambang Emas Martabe menghadirkan Iswarin sebagi konsultan dari Retailman untuk meningkatkan kapasitas seluruh pekerja di Bagasta.
Lia Raja Nasution juga menyebutkan sejak KUBE beroperasi pada Oktober 2013 hingga Oktober 2015, KUBE telah menjual kurang lebih 20.000 boks kue.
Pangsa pasar terbesar saat ini masih disekitar Batangtoru yaitu Sahata (mini market yang berada di dalam lokasi Tambang Emas Martabe) dan telah beberapa kali ikut dipamerkan pada kegiatan Pemkab Tapsel.
Ia juga mengharapkan bagi masyarakat yang akan meninggalkan Tapsel menuju Bandara Pinangsori ataupun sebaliknya agar jangan lupa mampir sejenak di Bagasta untuk membeli kue oleh-oleh khas Tapsel. (BS-029)