Beritasumut.com - Sepuluh Kelompok Tani (Poktan) Binaan Tambang Emas Martabe di Desa Pulo Godang Kecamatan Batangtoru melakukan panen raya hasil penanaman benih padi unggul dengan sistem jajar legowo dan SRI ( System of rice intensification), Kamis (17/12/2015).
Untuk metode jajar legowo mencapai panen tertinggi 8,6 ton per hektar dan metode SRI mencapai 9,3 ton per hektar.
Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Tapanuli Selatan (Tapsel) Intan Menggalawati dan Manajer Pengembangan Masyarakat Tambang Emas Martabe Latif Supriadi. Mereka merasa puas dan bangga atas keberhasilan poktan tersebut.
Asmara Alam Nasution (55) Ketua Koptan Sepakat yang produksinya mencapai 9,3 ton per Ha tersebut merasa bersyukur buah usaha kerja kerasnya dapat menorehkan hasil yang memuaskan.
Menurutnya, metode tanam biasa yang mereka lakukan selama ini tidak berteknologi tentu hasilnya kurang memuaskan. Rata-rata produksi padi mereka hanya kisaran 5,5 ton per ha saja.
"Walaupun bibitnya bagus tapi kalau tak mengikuti aturan yang ditentukan juga tidak memberikan hasil memuaskan," ujarnya.
PPL Suvervisor BP3K Batangtoru Ali Hotma Siregar, mengatakan, Program Community Development PT. Agincourt Resources pesta panen program demplot padi 10 Ha Kecamatan Batangtoru terdiri tujuh titik diantaranya Pulo Godang dengan luas lahan 280 Ha, Pulo Lubang 8 Ha, Saba Sipantang 7 Ha dan Aek Pahu 3 Ha.
"Khusus produksi Koptan sepakat 9,3 Ton per ha jarak tanam 25 kali 25 cm dengan varitas invari 4 tanam 1 batang perumpun. Ini ternyata lebih baik," katanya.
Latif Supriadi Manajer Pengembangan Masyarakat Management Tambang Emas dalam kesempatan itu menyampaikan rasa kebanggaannya atas hasil panen yang dicapai oleh kelompok tani di Desa Pulo Godang.
"Pada saat musim tanam, awal kita menargetkan hasil panen mencapai 8 ton per ha. Target itu malah terlampaui dalam panen kali ini mencapai 9,3ton per ha. Ini atas kerjasama kita semua dan hendaknya dipertahankan bahkan harus ditingkatkan pada tahun tahun kedepan," ujarnya seraya tidak lupa mengucapkan terima kasih buat PPL dan semua yang mendukung program ini.
Kepala BPS Kabupaten Tapanuli Selatan Intan Menggalawati menyampaikan apresiasi kepada Koptan Pulo Godang Binaan Tambang Emas Martabe.
"Hasil panen yang dicapai sudah bagus sekali namun kiranya tetap tingkatkan sejalan dengan program nasional untuk menciptakan swasembada beras," ujarnya.
BP3K Batangtoru Ashar mengatakan kerja sama kelompok tani dengan Tambang Emas Martabe selama ini sangat terjalin dengan sangat baik.
"Kalau pemerintah hanya terhitung dalam memberikan bantuan, tapi Tambang Emas Martabe dapat membangun 10 demplot sekaligus, dan bantuaan yang berguna bagi masyarakat tani semisal bantuan 10 ton bibit varitas Invari berlabel putih dan ungu, pupuk dan obat-obatan serta pendampingan dari PPL BP3K Batangtoru," ujarnya.
Sebelumnya, kegiatan pengubinan padi dilakukan pada Sabtu (12/12/2015) oleh sembilan poktan dengan sistem jajar legowo yaitu Poktan Aek Pahu, Sabar Subur, Tani Jaya, Harapan Jaya, Tani Satahi III, Mekar Sari, Harapan Kita, Maju Bersama dan Marsada Roha. (BS-029)