Sukses di Usia Muda Bukan Hal Mustahil

Redaksi - Sabtu, 26 September 2015 15:47 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir092015/beritasumut_Sukses-di-Usia-Muda--Bukan-Mustahil.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Istimewa
Motivator muda Indonesia, Syafii Efendi, memberikan motivasi kepada seribuan mahasiswa.

Beritasumut.com - Sukses di usia muda bukanlah hal yang mustahil. Langsung bertindak untuk menggapai keinginan, langkah yang harus dilakukan oleh anak muda, khususnya yang ingin merubah masa depannya menjadi manusia tersukses. 

Hal itu dikatakan motivator muda Indonesia, Syafii Efendi, saat memberikan motivasi kepada seribuan mahasiswa termasuk mahasiswa baru di Universitas Sari Mutiara (USM) Indonesia, Medan, Rabu (23/9/2015) sore.

Dikatakannya, motivasi berkaitan dengan harapan. Seseorang bisa bisa menahan lapar dan haus. Akan tetapi jika tidak memiliki harapan guna memenuhi kebutuhan lapar dan haus, belum dapat dikatakan mencapai tingkat kesuksesan.

Sama halnya seperti mahasiswa. Untuk menuju tingkat kesuksesan dalam menyerap ilmu pengetahuan, mahasiswa tersebut harus jauh lebih keras dan cerdas lagi cara belajarnya. Sebab persaingan pada saat Masyarakat Ekonomi ASEAN sudah memasuki Indonesia, persaingan akan semakin fleksibel dan cara belajar juga dituntut fleksibel. Saat inilah mahasiswa harus lebih giat mencari informasi terbaru untuk menghadapi persaingan itu.

"Setiap tahunnya, ribuan orang tamat dari berbagai universitas maupun sekolah tinggi di Sumatera Utara. Dari ribuan orang itu, muncul calon-calon enterprenuer muda, calon pekerja dan yang terjun ke masyarakat. Seperti yang akan di hadapi mahasiswa USM Indonesia," ucapnya seraya menyebutkan bahwa mahasiswa dari luar daerah memiliki potensi sukses yang lebih besar dibandingkan mahasiswa yang berdomisili di Kota Medan.

Syafii menambahkan, untuk mendapatkan kesuksesan di usia muda tidaklah sulit, yakni bertindak secepat mungkin. Pengalaman yang sering dievaluasi merupakan guru yang paling berharga. 

"Jatuh bangun lagi dan gagal bangkit lagi, itu situasi yang lumrah. Tetapi jika dari kegagalan tersebut kita langsung mengevaluasinya, mudah-mudahan apa yang menjadi batu sandungan dapat kita lewati," jelasnya lagi.

Dalam kesempatan itu, motivator muda ini sempat membocorkan sedikit isi buku yang ia tulis dan siap untuk dilempar ke pasaran. Buku yang berjudul “Sepuluh Kunci Sukses Di Usia Muda”, menceritakan tentang pengalaman pribadinya saat mulai merintis sebagai enterpreneur muda, public speaking termuda dan lainnya sebagainya.

"Sepuluh kunci sukses di usia muda diantaranya yakni bertindak secepat mungkin, gagal secepat mungkin dan siap menerima tekanan secepat mungkin. Sehingga dengan pengalaman yang didapat, anak muda mampu bangkit dari keterpurukan, mengevaluasi kesalahan dan keluar dari zona nyaman. Mudah-mudahan ada pelajaran yang didapat dari semua pelajaran itu," pungkasnya seraya mengajak mahasiswa untuk mencari tahu lebih dalam dari “Buku Sepuluh Kunci Sukses di Usia Muda” tersebut.

Sementara itu, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan USM Indonesia Karnilius Harefa, menjelaskan tujuan motivasi kepada mahasiswa khususnya yang baru masuk untuk membina mental mereka sejak awal. Sehingga mereka sudah memiliki semangat yang baru. Sebab kebanyakan mahasiswa berasal dari luar daerah.

Disamping itu, untuk mengarahkan mereka lebih fokus pada tujuan, yakni menamatkan bangku perkuliahan dan mampu menciptakan peluang-peluang usaha yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan.

"Pemgalaman tahun lalu, kita sudah memberikan motivasi pada Duta Kampus USM. Jadi impact dari motivasi kemarin, mereka sekarang sudah berdikari. Jarang kampus memperhatikan masa depan mahasiswa setelah mereka menamatkan perkuliahan," pungkas Harefa. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Syafii Efendi Gandeng Merry Riana, 2 Ribu Peserta Hadiri Seminar Mimpi 1 Juta Dolar Untuk Sukses di Usia Muda