Beritasumut.com - Kebakaran Medan Plaza di Jalan Iskandar Muda, Medan, bukan hanya menghanguskan pertokoan. Sejumlah aset perbankan juga ikut terbakar dalam peristiwa itu.
Bank Mandiri memperkirakan asetnya yang ikut terbakar di plaza tertua di ibu Kota Medan itu bernilai sekira Rp1,1 miliar.
"Kita prihatin dengan kejadian ini, di tengah ekonomi yang melambat terjadi kebakaran di Medan, yaitu kebakaran Medan Plaza. Bank Mandiri punya aset di sana, yaitu 2 mesin ATM dan 56 mesin EDC pada tenant-tenant, berikut infrastrukturnya. Estimasi sementara nilai aset yang ikut terbakar berkisar Rp1,1 miliar," ujar Deputy Regional Manager PT Bank Mandiri Region I Sumatera I Martono di Medan, Senin (24/8/2015).
Dia memaparkan dua mesin ATM di lantai I itu terdiri atas pecahan Rp50 ribu dan pecahan Rp100 ribu. Masing-masing mesin itu memiliki kapasitas maksimum Rp400 juta dan Rp800 juta.
Meskipun Medan Plaza terbakar, kata Martono, pelayanan kepada nasabah mereka alihkan ke kantor Bank Mandiri di Jalan Kirana tak jauh dari lokasi itu.
Martono menambahkan, kalaupun tidak ada aset Bank Mandiri yang bisa diselamatkan dalam kebakaran itu, mereka tidak sepenuhnya dirugikan. Sebab, seluruh aset itu diasuransikan. "Setelah kita cek ke vendor, semuanya diasuransikan," jelasnya.
Seperti diberitakan, Medan Plaza di Jalan Iskandar Muda, Medan, terbakar sejak Sabtu (22/8/2015) dini hari sekira pukul 01.30 WIB. Api sulit untuk dipadamkan total. Setelah sempat reda pada Sabtu (22/8/2015) sore, api kembali menyala dan baru dapat dipadamkan pada Ahad (23/8/2015) pagi.
Medan Plaza merupakan plaza tertua di Kota Medan. Setidaknya puluhan toko, mulai toko pakaian hingga toko emas, ada di gedung berlantai tujuh itu. Di dalamnya juga terdapat kantor bank, ATM Center, dua pasar swalayan, sejumlah restoran, pusat permainan anak, serta gereja dan perkantoran. (BS-001)