Boleh Impor, Bulog Diberi Kewenangan Stabilkan Harga Daging

Redaksi - Selasa, 11 Agustus 2015 12:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir082015/beritasumut_Boleh-Impor--Bulog-Diberi-Kewenangan-Stabilkan-Harga-Daging.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Setkab
Djarot Kusumayakti.

Beritasumut.com - Terkait melambungnya harga daging sapi di pasaran, yang berujung pada aksi mogok sejumlah pedagang daging di beberapa daerah, Menko Perekonomian Sofyan Djalil mengemukakan, Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman, Mendag Rahmat Gobel, dan Dirut Perum Bulog Djarot Kusumayakti telah melakukan  rapat untuk mengambil tindakan, termasuk membuka impor yang lebih besar kepada Bulog.

"Tentu dilaporkan oleh Menteri Pertanian. Menteri Pertanian telah melaporkan dan tindakan-tindakan yang perlu diambil oleh Menteri Perdagangan dan Menteri Pertanian," ujar Sofyan kepada wartawan saat menghadiri acara peringatan HUT ke-38 Pasar Modal Indonesia di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (10/8/2015), seperti dilansir situs resmi Setkab RI.

Menko Perekonomian tidak bisa memberikan kepastian berapa jumlah daging yang akan diimpor oleh Bulog. Ia hanya menyebutkan, bahwa Bulog diberikan wewenang yang lebih besar untuk melakukan tindakan itu (impor) untuk menstabilisasi harga daging.

"Kita tidak bisa mengatakan berapa harga standar, yang menjadi masalah adalah tergantung supply and demand. Tapi bahwa harga sekarang ini sudah tidak rasional. Supply-nya ini harus kita bereskan," jelas Sofyan.

Sejumlah media melaporkan, para pedagang daging yang melakukan aksi mogok mengeluhkan tingginya harga daging yang mencapai Rp120.000/kg, atau lebih tinggi dibanding masa lebaran sebesar Rp100.000/kg.

Terkait rencana aksi pemogokan pedagang daging yang akan berlangsung hingga Rabu (12/8/2015) mendatang, Menko Perekonomian menegaskan, akan dilakukan intervensi oleh Perum Bulog.

"Bulog sekarang melakukan intervensi ke pasar. Kemarin saya rapat dengan Dirut Bulog, yang  mengatakan mereka siap melakukan intervensi ke pasar terutama adalah mengatasi kelangkaan yang terjadi di pasar hari ini. Itu jangka pendek sekali. Tapi jangka menengah dan panjang kita harus bereskan supply-nya," ungkap Sofyan.

Menurut Menko Perekonomian, mekanisme pasar dalam kasus tingginya harga daging sapi saat ini kuncinya adalah supply and demand. "Kita bereskan supply dulu ya," pungkasnya. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Bahas Ketahanan Energi Bersama Mahasiswa Universitas Pertamina, Ini Pesan Komisaris Utama PT Pertamina

Ekonomi

Penjelasan Pertamina soal Impor Minyak Mentah yang Tersangkut Kasus Korupsi

Ekonomi

Eksportir Wajib Tahu, Uni Eropa Berlakukan Sistem Kontrol Impor ICS2

Ekonomi

Anggota DPR Berharap Pemerintah Kurangi Ketergantungan Impor Sapi

Ekonomi

Sebanyak 184 Ekor Sapi Impor Australia Mendarat di RI

Ekonomi

Presiden Prabowo Siapkan Kebijakan Strategis untuk Dorong Ekonomi Nasional