Beritasumut.com - Ratusan pegawai Hotel Soechi, Jalan Cirebon, Medan mengaku belum mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) dari perusahaan tempat mereka bekerja.
Hal ini disampaikan Anggota DPRD Kota Medan Salman Alfarisi usai menerima pengaduan karyawan hotel di Gedung DPRD Medan, Rabu (22/7/2015).
"Ada ratusan karyawan khususnya yang muslim hingga hari ini belum mendapatkan THR, itu yang mereka laporkan sama saya," jelas Salman.
Salman mengaku, pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan Anggota DPRD Medan Fraksi PKS di Komisi B untuk segera menindaklanjuti permasalahan ini.
"Permasalahannya akan kita tindaklanjuti dan akan berkoordinasi dengan anggota DPRD Medan yang duduk di Komisi B, kebetulan mereka ini adalah warga yang bermukim di Dapil II Kota Medan yang merupakan konstituen saya," jelasnya.
Terkait permasalahan ini, Salman mengaku dirinya sempat terkejut dengan laporan warga yang sekaligus karyawan hotel tersebut.
"Terus terang saya terkejut, ternyata masih ada perusahaan yang berani tidak membayar THR kepada karyawannya," jelas Salman.
Jika benar nantinya manajemen Hotel Soechi tidak membayarkan THR kepada karyawannya khususnya yang muslim berarti mereka sudah mengangkangi dan melanggar hak-hak normatif karyawan.
"Kalau nantinya mereka terbukti tidak membayar THR berarti mereka sudah berani mengangkangi aturan yang ada," terangnya.
Sementara itu, Anggota Komisi B DPRD Medan Jumadi mengakui pihaknya akan segera menindaklanjuti permasalahan ini dikarenakan permasalahan tidak membayar THR karyawan merupakan pelanggaran serius.
"Ini pelanggaran serius, kita akan segera menindaklanjuti permasalahan ini di Komisi B," jelasnya.
Pihaknya juga menyayangkan adanya pengusaha yang tidak mematuhi ketentuan yang sudah diatur dalam ketenagakerjaan.
"THR itu sudah diwanti-wanti Kementerian Tenaga Kerja agar dibayar 10 hari sebelum hari H, apa yang mereka (Hotel Soechi) lakukan berarti ini mengangkangi pemerintah," jelasnya. (BS-001)