Luncurkan Operasi Pasar Murah, Jokowi Akan Kejar Yang Mempermainkan Harga

Redaksi - Senin, 15 Juni 2015 22:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir062015/beritasumut_Luncurkan-Operasi-Pasar-Murah--Jokowi-Akan-Kejar-Yang-Mempermainkan-Harga.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Setkab
Presiden Jokow meresmikan pelaksanaan operasi pasar serentak yang dikelola Perum Bulog di Gudang Bulog Cimahi, Jawa Barat, Senin (15/6/2015).

Beritasumut.com - Menjelang bulan Ramadan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan seluruh jajaran pemerintahan, pusat maupun daerah melakukan operasi pasar untuk mengendalikan harga agar masyarakat bisa membeli barang-barang kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Seperti dilansir situs Setkab RI, siapa pun, kata Jokowi, tak boleh melakukan spekulasi, apalagi mempermainkan harga yang berakibat menyengsarakan rakyat.

"Siapa pun yang main-main dengan harga kebutuhan pokok, akan saya kejar," tegas Presiden Jokowi saat meluncurkan Operasi Pasar Murah (OPM) di Wilayah Provinsi Jawa Barat di Gudang Bulog Cimahi, Jawa Barat, Senin (15/6/2015) siang.

Jokowi menyebut Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Barat telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp10 miliar untuk menggelar OPM bersubsidi untuk rumah tangga sasaran (RTS) di 27 kabupaten/kota di Jawa Barat pada awal Ramadan dan menjelang Idul Fitri.

Pelaksanaan OPM ini sebagaimana dikutip Tim Komunikasi Presiden Teten Masduki dalam siaran persnya, Senin (15/6/2015) siang, akan memprioritaskan kabupaten/kota yang sudah meminta adanya operasi pasar di daerahnya. 

"Ini karena kenaikan harga barang-barang pokok belum tentu terjadi di setiap daerah," tulis Teten.

Menurut Presiden, Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kota/Kabupaten perlu melakukan operasi pasar mengingat Indeks Harga Konsumen Gabungan Jawa Barat yang meliputi 7 kota, yaitu: Kota Bandung, Cirebon, Tasikmalaya, Bekasi, Bogor, Sukabumi dan Depok mengalami kenaikan dari 117,59 pada April 2015 menjadi 118,07 pada Mei 2015, sehingga terjadi inflasi sebesar 0,41 %.

Berdasarkan pantauan, ketujuh kota di Jawa Barat tersebut pada Mei 2015, seluruh kota mengalami inflasi, yaitu Bogor sebesar 0,38%, Sukabumi 0,47%, Bandung 0,28%, Cirebon 0,68%, Bekasi 0,40%, Depok 0,65% dan Tasikmalaya sebesar 0,21%.

Dalam operasi pasar di Jawa Barat hari ini, Perum Bulog bersama PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) telah menyiapkan 300 ribu ton berasdan 25 ribu ton gula pasir yang siap disistribusikan.

Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi menggelar video conference dengan petugas dari Perum Bulog di Sumatera Utara, Sumatera Selatan, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan yang juga sedang menggelar operasi serupa.

Dengan tindakan yang cepat dari pemerintah, Presiden berharap masyarakat bisa menyongsong ibadah puasa Ramadan dengan tenang. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Permudah Akses Informasi, Panitia MTQN Siapkan Media Center

Ekonomi

Dihadapan 3.500 Pengusaha di Medan, Presiden Pastikan Data Tax Amnesty Tidak Bisa Jadi Dasar Tindak Pidana

Ekonomi

Presiden Jokowi Akan Hadiri Karnaval Kemerdakaan Pesona Wisata Danau Toba 2016

Ekonomi

Personil TNI dan Polri Lakukan Pengamanan Kedatangan Presiden RI Jokowi

Ekonomi

Resmikan Bandara Sultan Thaha, Presiden Jokowi Minta Bandara-Bandara Kecil Juga Dibangun

Ekonomi

Presiden Jokowi Diperkirakan Tiba di Bandara Kualanamu Pukul 16.00 WIB