Stabilkan Harga Jelang Puasa, Bulog Operasi Pasar

Redaksi - Minggu, 07 Juni 2015 07:34 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir062015/beritasumut_Stabilkan-Harga-Jelang-Puasa--Bulog-Operasi-Pasar-.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Google
Ilustrasi.

Beritasumut.com - Badan Urusan Logistik (Bulog) Regional I Sumatera Utara (Sumut) terus melakukan operasi pasar menjelang bulan suci Ramadan 1436 H. Hal ini dilakukan guna menstabilkan harga barang di pasar.

"Setiap hari kita lakukan operasi pasar, karena ada saja para pedagang yang menaikkan harga barang menjelang bulan puasa ini," kata Humas Bulog Regional I Rudi Adlin di Medan, Sabtu (6/6/2015).

‬Rudi mengungkapkan, pihaknya juga telah melepas 5 ton cabai merah ke pasar tradisional di Kota Medan yang masih mengalami kenaikan dalam sepekan terakhir.

‪"Berdasarkan pantauan kita dalam beberapa hari terakhir harga cabai merah terus menunjukkan tren peningkatan.‬ Operasi kita lakukan di Pasar Petisah, Pusat Pasar, Pasar Aksara dan Pasar Sukaramai. Kami melihat titik ini menjadi pusat aktivitas jual beli," jelasnya.‬

‪Salah seorang pedagang di Pusat Pasar bernama Ridwan mengaku, beberapa hari belakangan sejumlah harga di pasar tradisional di Kota Medan masih mengalami kenaikan.

Tomat dijual dengan harga Rp10 ribu per kg dari sebelumnya Rp6.000 per kg, cabai merah Rp35 ribu hingga Rp36 ribu per kg, cabai rawit Rp16 ribu per kg, bawang merah impor Rp20 ribu per kg, bawang merah lokal Rp30 ribu per kg dan bawang putih Rp18 ribu per kg. 

"Kenaikan sudah terjadi dalam beberapa hari belakangan ini. Harga naik terpaksa harga penjualan saya naikkan untuk menutup ongkos angkut," jelasnya.

Hal senada dikatakan pedagang di Pasar Sukaramai bernama Rima. Ia mengaku, gula pasir mengalami kenaikan Rp13.500 per kg dari Rp11 ribu per kg dan minyak goreng curah mengalami kenaikan Rp10 ribu per kg.

"Saya tidak mengetahui penyebab kenaikan harga, kecuali harga pengambilan dari distributor mengalami kenaikan. Pasokan yang masuk juga payah," pungkasnya. (BS-031)


Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Antisipasi Kenaikan Harga Beras, Bulog Kisaran Akan Percepat Pembagian Beras Raskin

Ekonomi

Bulog Gandeng Pemuda Pancasila Putus Mata Rantai Kartel Sembako

Ekonomi

Stok Beras Bulog Sumut Aman Hingga Akhir Tahun

Ekonomi

Dirut Bulog: Daging Sapi Dijual Rp100 Ribu, Sudah Untung Rp10 Ribu

Ekonomi

Boleh Impor, Bulog Diberi Kewenangan Stabilkan Harga Daging

Ekonomi

Stabilkan Harga, Bulog Sumut Gelar Operasi Pasar