Harga Daging Sapi Melambung di Medan

Redaksi - Senin, 09 Februari 2015 18:46 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/fotonews/dir022015/beritasumut_Harga-Daging-Sapi-Melambung-di-Medan.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Wali Kota Medan Dzulmi Eldin meninjau Pusat Pasar Medan. (Ist)
Beritasumut.com – Tiga hari jelang perayaan Hari Raya Imlek 2566, harga daging sapi melonjak cukup tajam. Biasanya harga jualnya hanya Rp90.000-Rp95.000/kg, kini tembus di kisaran Rp110.000/kg. Selain daging sapi, harga kacang tanah juga ikut merangkak naik. Saat ini harga kacang tanah  mencapai Rp19.000/kg, sebelumnya hanya Rp.18.000/kg. Sedangkan harga kebutuhan pokok lainnya relatif maih stabil.Demikian terungkap ketika Wali Kota Medan Dzulmi Eldin meninjau Pusat Pasar Medan, Senin (9/2/2015). Peninjauan ini dilakukan untuk mengecek kondisi harga baik bahan kebutuhan pokok maupun daging  jelang Hari Raya Imlek, sekaligus pasca pemerintah menurunkan harga BBM baru-baru ini.Informasi diperoleh dari Wati (48), salah seorang pedagang daging, lonjakan harga daging sapi ini terjadi sejak seminggu belakangan ini. Ditengarai, kenaikan ini terjadi akibat kurangnya pasokan daging di Kota Medan. Tak pelak kondisi itu menyebabkan para pembeli drastis menurun."Biasanya harga beli kita hanya Rp85.000/kg sampai Rp95.000/kg. Berhubung pasokan daging berkurang, harga beli kita pun ikut naik menjadi Rp100.000/kg. Untuk mendapatkan untung sedikit, terpaksalah kita menjual harga daging sapi Rp110.000/kg. Kenaikan ini sangat memberatkan masyarakat. Akibatnya penjualan kita saat ini drastis menurun," kata Wati.Untuk daging kambing, Wati mengaku tidak naik tetap di kisaran Rp75.000/kg sampai Rp85.000/kg.  Oleh karenanya Wati mewakili pedagang daging di Pusat Pasar, berharap agar pemerintah segera mengatasinya kenaikan harga daging sapi tersebut. Salah satunya dengan menambah pasokan daging sapi.Di samping daging sapi, kacang tanah juga ikut naik. Hanya saja kenaikannya tidak terlalu melonjak, hanya Rp1.000/kg. Seperti diungkapkan Shi Chin, pedagang sembako, harga jual kacang tanah saat ini Rp19.000/kg. "Biasanya harga kacang tanah hanya Rp18.000/kg. Kemungkinan kenaikan ini terjadi akibat tingginya pembelian kacang tanah menjelang Hari Raya Imlek ini," ungkap Shi Cin. Selanjutnya terkait dengan peninjauan yang dilakukan, Wali Kota mengatakan ingin mengecek harga bahan kebutuhan pokok dan daging jelang Hari Raya Imlek serta pasca penurunan harga BBM. Berdasarkan hasil peninjauan, harga bahan kebutuhan pokok relatif stabil"Hanya harga daging sapi yang saat ini  mengalami kenaikan baik kitu harga daging sapi dari Australia maupun daging sapi lokal. Karena itulah kita  mencari apa yang menjadi penyebab kenaikan harga daging tersebut dan secepatnya mencari solusi untuk mengatasinya sehingga harga daging stabil kembali," jelasnya. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

TPS dan PKL Penyebab Kota Medan Gagal Meraih Adipura

Ekonomi

Diteror Bunuh OTK, Rajudin Minta Kecurangan Dunia Pendidikan di Medan Direspon Semua Pihak

Ekonomi

Poldasu Belum Terima Laporan Terkait Teror Kepada Anggota DPRD Medan

Ekonomi

Gagal Rampok Tas Perempuan, Andre Nyaris Tewas Dihakimi Massa

Ekonomi

Konflik di Hermes, Pemko Medan Perlu diajak Bicara

Ekonomi

PMI Sumut Miliki Markas Komprehensif dan UTD Modern