Pasar Induk Tuntungan Dioperasikan Akhir Februari

Redaksi - Selasa, 03 Februari 2015 09:49 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/fotonews/dir022015/beritasumut_Pasar-Induk-Tuntungan-Dioperasikan-Akhir-Februari.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Wali Kota Medan Dzulmi Eldin berbincang dengan pedagang. (Ist)
Beritasumut.com – Pasar Induk Tuntungan di Jalan Bunga Turi, Kelurahan Lau Cih, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan akan dioperasikan akhir bulan ini. Seluruh pedagang sayur mayur yang selama ini menggelar lapak di kawasan Jalan Sutomo, Medan segera dipindahkan, guna menempati bangunan pasar yang sangat representatif tersebut. Untuk itulah seluruh fasilitas pasar yang mendukung kelancaran proses jual beli pun terus dibenahi.Demikian terungkap ketika Wali Kota Medan Dzulmi Eldin meninjau Pasar Induk Tuntungan, Senin (2/2/2015). Kunjungan ini dilakukan untuk melihat sejauh mana kesiapan yang telah dilakukan, sebelum pasar induk terbesar di Pulau Sumatera ini dioperasikan. Wali Kota ingin pasar yang dibangun di atas lahan seluas lebih kurang 12 hektar ini, menjadi urat nadi perekonomian di Kota Medan.Kondisi pasar induk yang memadukan konsep Pasar Induk Depok dan Pasar Induk Tangerang ini tampak sudah siap dioperasikan. Dengan fasilitas grosir, sub grosir, kantin, musala, perkantoran, tempat penjualan buah, mess supir dan pengolahan sampah organik yang dimilikinya, Pasar Induk Tuntungan yang pengelolaannya akan ditangani Perusahaan Daerah (PD) Pasar telah siap menampung para pedagang.Ketika Wali Kota melakukan peninjauan, Dinas Bina Marga Kota Medan telah membersihkan akses jalan masuk dari tumpukan tanah-tanah dan semak. Setelah bersih dilanjutkan dengan meratakan lahan yang akan digunakan untuk lokasi parkir bagi para pedagang. Sementara itu Dinas Pertamanan melakukan pembenahan lampu jalan, termasuk berkoordinasi dengan pihak PLN guna memindahkan tiang listrik dari badan jalan.Melihat kondisi Pasar Induk yang sudah siap dioperasikan, Wali Kota yang hadir didampingi sejumlah pimpinan SKPD seperti Kadis Bina Marga Khairul Syahnan, Kadis Perumahan dan pemukiman Gunawan S Lubis, Kadis Perhubungan Renward Parapat, Kadis Tata Ruang dan Tata Bangunan Syampurno Pohan, Ditut PD Pasar Beni Sihotang dan Camat Medan Tuntungan Gelora KP Ginting tampak puas.Apalagi kedatangan orang nomor satu di Kota Medan itu disambut puluhan pedagang yang selama ini menjadi grosir sayur mayur di Jalan Sutomo Medan. Para pedagang yang umumnya ibu rumah tangga paro baya itu tidakm menolak direlokasi dari Jalan Sutomo ke Pasar Induk Tuntungan. Namun  mereka masih khawatir dagangan sayur mayor yang dijual tidak akan laku. Selain lokasinya jauh dari inti kota, akses jalan tembus belum ada."Sudah itu kami juga masih bimbang apakah lokasi ini mampu menampun para pedagang yang jumlahnya seribuan lebih. Aktifitas bongkar muat cukup tinggi, sebab masing-masing pedagang yang menjadi grosir memiliki 80 keranjang sayur mayor. Artinya, dagangan pedagang grosir penuh satu truk colt diesel. Jika akses jalan ini belum tembus, kami khawatir akan terjadi kemacetan yang cukup panjang," kata Mak Dea Br Singarimbun.Meski demikian wanita berdarah Karo itu menyatakan tidak keberatan untuk direlokasi ke Pasar Induk Tuntungan. Dia yakin Wali Kota pasti sudah punya planning terbaik bagi seluruh pedagang untuk menyikapinya. Karena itulah dia berharap kepada Wali Kota agar terus melengkapi kekurangan-kekurangan yang ada sehingga proses jual-beli berjalan dengan lancar. "Jadi kami semua percaya sama Pak Wali," ungkapnya.Dengan penuh arif dan bijaksana, Wali Kota menanggapi kekhawatiran para pedagang. Sebagai langkah awal, para pedagang dimintanya harus menempati Pasar Induk Tuntungan lebih dahulu. Setelah ditempati barulah akan diketahui apa-apa saja yang menjadi kekurangan dan segera dilengkapi, sehingga proses jual beli berjalan dengan lancar, termasuk untuk membuka akses jalan tembus."Jika bangunan Pasar Induk Tuntungan ini belum ditempati, bagaimana kita tahu apa yang menjadi kekurangannya. Jadi marilah kita sama-sama memanfaatkan dan memaksimalkan fasilitas yang ada dulu, secara bertahap kita terus melakukan perbaikan. Yang pasti kita ingin memberikan yang terbaik bagi para pedagang. Dengan begitu mereka akan merasa tenang dan nyaman berjualan di pasar Induk Tuntungan," jelas Wali Kota.Guna mendukung kelancaran transportasi menuju Pasar Induk Tuntungan, Wali kota mengatakan Pemko Medan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) akan membuka lin angkutan kota. Apalagi Dishub telah berkoordinasi dengan pengusaha angkutan umum dan mereka siap untuk membuka lin menuju pasar Induk. Sedangkan kehadiran sejumlah tiang listrik di badan jalan, Wali Kota mengaku dalam pekan ini dipindahkan setelah Dinas Pertamanan berkoordinasi dengan PLN.Selanjutnya kata Wali Kota, setelah pedagang direlokasi ke Pasar Induk Tuntungan, maka Jalan Sutomo tidak akan diperkenankan lagi untuk digunakan sebagai lokasi jual beli sayur mayur. Dengan begitu jika masyarakat membutuhkan sayur mayur, mereka harus membelinya di Pasar Induk Tuntungan. "Kita ingin membenahi kota yang kita cintai ini," paparnya. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Pasar Induk Tuntungan Diresmikan

Ekonomi

Pasar Induk Tuntungan Dioperasikan Februari

Ekonomi

FKPD Dukung Rencana Pemindahan ke Pasar Induk Tuntungan Medan

Ekonomi

Pasar Induk Tuntungan Medan Segera Diserahkan Pemborong

Ekonomi

Pedagang Sayur dan Buah Pusat Pasar Medan Akan Direlokasi ke Pasar Induk Tuntungan

Ekonomi

Pasar Induk Tuntungan Diharapkan Jadi Urat Nadi Perekonomian Kota Medan