IHSG Turun Awal Tahun

Redaksi - Rabu, 07 Januari 2015 19:35 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/fotonews/dir012015/beritasumut_IHSG-Turun-Awal-Tahun.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Ilustrasi. (Google)
Beritasumut.com – Kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di awal tahun ini tidak begitu baik. IHSG sejauh ini terkoreksi akibat memburuknya kinerja harga minyak mentah dunia yang juga diikuti dengan penyesuaian (turunnya) harga BBM di dalam negeri. Kebijakan menurunkan harga BBM tersebut memberikan efek negatif bagi kinerja sejumlah saham konstruksi di tanah air."Harga saham konstruksi yang sebelumnya naik signifikan mulai terkikis akibat aksi profit taking serta sentimen penurunan harga BBM. Maklum pasar berekspektasi bahwa ruang fiskal pemerintah mengecil setelah menurunkan harga BBM. Hal ini disinyalir mengakibatkan kinerja pembangunan infrastruktur yang memang akan positif namun dengan ruang pengembangan yang dibatasi oleh anggaran itu sendiri," ujar Analis Keuangan Sumatera Utara (Sumut) Gunawan Benjamin di Medan, Rabu (7/1/2015).Selain itu, selama bulan ini, sejumlah sentimen eksternal terlihat cukup memberikan gambaran perekonomian yang buruk. Ada sentimen Pemilu Yunani yang berpeluang akan membuat Yunani keluar dari Zona Eropa. Sementara itu ekspektasi kenaikan suku bunga The FED juga berpeluang menjadi sentimen negatif bagi perdagangan saham selama Januari ini."Tren penurunan harga minyak mentah dunia juga perlu untuk diawasi. Maklum ke depan diperkriakan harga minyak mentah dunia terus mengalami penurunan bahkan ada yang memperkirakan akan anjlok hingga ke level US$35/barel. Bila harga minyak mentah mengalami koreksi secara terus menerus, maka sejumlah saham emiten berbasis komoditas berpeluang akan mengalami penurunan yang sama," jelasnya.Itu hal yang membuat Gunawan menilai IHSG berpeluang turun level 4.900 di Januari ini. Dengan terlebih dahulu IHSG akan berkonsolidasi di kisaran level 5.000. Sejumlah sentimen negatif saat ini masih menaungi kinerja IHSG. Pelaku pasar perlu untuk memperhatikan sentimen eksternal serta kombinasi kebijakan internal untuk mengatasi gejolak ekonomi akhir-akhir ini, pungkasnya. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

IHSG 'Kebakaran' Usai Danantara Diluncurkan, Penasihat Presiden Bilang Begini

Ekonomi

Saham Perbankan Kompak Terkoreksi, Bos BTN Bilang Begini

Ekonomi

Akhir Perdagangan 2024, IHSG Ditutup di Level 7.079

Ekonomi

Buka Perdagangan Bursa 2022, Presiden Syukuri Kenaikan IHSG dan Investor

Ekonomi

Rupiah Melemah di Level 14.200 per US Dolar

Ekonomi

Presiden Jokowi: Kinerja IHSG Sesuai Target