Binjai, (beritasumut.com) – Petani di Kota Binjai diimbau beralih ke pupuk organik. Pasalnya, kuota pupuk bersubsidi Kota Binjai Tahun 2014 sebanyak 715 ton telah habis.Demikian dikutip dari binjaikota.go.id, Sabtu (22/11/2014).“Pupuk bersubsidi sudah habis,” ujar Sekertaris Dinas Pertanian Kota Binjai Husnul Yakin pada pada rapat realisasi penyaluran pupuk bersubsidi di Balai Kota Binjai, Rabu (19/11/2014).Sekda Kota Binjai Elyuzar Siregar selaku Ketua Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida Kota Binjai mengharapkan agar ketiadaan pupuk bersubsidi jangan sampai menimbulkan gejolak di tengah para petani.Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) agar lebih intensif mengajak para petani menggunakan pupuk organik. Terlebih lagi pupuk subsidi ini sebenarnya hanya bersifat stimulan yang secara perlahan akan dihapuskan.“Jadi bagaimana supaya para petani tidak lagi tergantung kepada pupuk bersubsidi dan perlahan beralih kepada pupuk organik yang ramah lingkungan,” imbuh Elyuzar.Terkait ribuan botol pestisida mengandung bahan aktif endosulfan yang disita dari sebuah toko pertanian di Binjai beberapa waktu lalu, sekda juga meminta agar pestisida yang mengandung bahan yang dilarang disosialisasikan kepada petani. (BS-001)