Panyabungan, (beritasumut.com) – Pascakenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), harga bensin eceran di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mencapai Rp10.000 per liter. Sebelum kenaikan harga BBM, para pengecer biasanya menjual seharga Rp7.500 hingga Rp8.000/liter.Salah seorang pengecer bensin di Jalan Lingkar Timur, Kecamatan Panyabungan, Boru Nasution mengaku terpaksa menjual bensin eceran Rp10.000 per liter karena ia membeli bensin Rp8.500 per liter.“Harga ini kami pikir tidak begitu mahal dari harga di SPBU,” jelasnya.Pantauan wartawan pascapengumuman kenaikan harga BBM, tidak terlihat antrean di SPBU di Madina. SPBU terlihat normal.Adi (26) salah seorang warga Panyabungan yang sedang mengisi BBM di SPBU, manyampaikan, terkait kenaikan harga BBM, mau tidak mau terpaksa diterima.“Yang kita khawatirkan bukan kenaikan harga BBM, melainkan sulitnya mendapat BBM. Kalau harganya naik, tidak apa-apalah, yang penting pasokan BBM di Madina cukup,” paparnya. (BS-026)