Medan, (beritasumut.com) – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Tengku Erry Nuradi mengajak pelaku usaha yang tergabung dalam Perhimpunan Marga Huang Dunia untuk menjalin kerjasama berbagai bidang dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut.Ajakan tersebut disampaikan Wagub Sumut Tengku Erry Nuradi saat membuka Konferensi Marga Huang Sedunia di Ballroom Regale, Jalan Adam Malik, Medan, Ahad (9/11/2014) malam.Hadir dalam acara tersebut Wali Kota Medan Tengku Dzulmi Eldin, Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok untuk Medan Zhu Hong Hai, Ketua Perhimpunan Marga Huang Dunia Huang Ta Ching, Ketua Perhimpunan Marga Huang dari 14 negara, Ketua Forum Komunikasi Keluarga Besar Marga Huang Indonesia Darman Wijaya, Ketua Perhimpunan Keluarga Besar Wijaya Medan Indra Wahidin dan ratusan perwakilan marga Huang dari sejumlah provinsi dan kota di Indonesia.Dalam kesempatan itu, Erry menyatakan Sumut merupakan provinsi terbesar keempat setelah DKI Jakarta, Jawa Timur dan Jawa Barat. Mudah terjangkau dari berbagai penjuru karena diapit Selat Malaka pada bagian timur dan Laut Hindia pada bagian barat.Data ekonomi makro mencatat, pertumbuhan ekonomi Sumut lebih dari 6 persen pertahun, jauh lebih lebih baik dibanding pertumbuhan ekonomi nasional yang hanya berada di angka 5,7 persen.“Karena berada di bagian barat Indonesia, Sumut menjadi wialayah strategis di Asia Tenggara. Lokasi strategis ini sangat mendukung kerjasama bidang ekonomi. Indonesia juga merupakan negara memiliki populasi penduduk terbesar keempat setelah Republik Rakyat Tiongkok, India dan Amerika,” ujar Erry.Selain memiliki kelebihan secara geografis, Sumut memiliki potensi dalam bidang perkebunan sebagai penghasil Cruide Palm Oil (CPO) terbesar kedua di Indonesia setelah Provinsi Riau. Tidak itu saja, Sumut juga termasuk penghasil karet, coklat dan tembakau serta beberapa palawija lainnya.“Sumut juga kaya akan potensi wisata. Salah satunya yang telah mendunia adalah Danau Toba. Investor yang tergabung dalam Perhimpunan Marga Huang Dunia dapat menanamkan investasi dalam bidang pariwisata. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara membuka diri bagi investor yang ingin menanamkan investasinya di Sumut, tanpa terkecuali kerjasama di bidang pariwisata dan perdagangan,” ajak Erry.Erry juga mengatakan, masyarakat Sumut dengan masyarakat Tiongkok telah menjalin hubungan baik sejak lama. Salah satu bukti adalah keberadaan rumah Tjong A Fie, salah satu bangun bersejarah yang tetap lestari di pusat Kota Medan. Selain itu, Kota Medan kerap menjadi tempat terselenggaranya kegiatan masyarakat Tiongkok tingkat dunia.“Sebelumnya, Kota Medan juga pernah menjadi tempat pertemuan Marga Hainan Sedunia. Jika tidak ada kendala, tahun depan Kota Medan akan menjadi lokasi pertemuan tingkat dunia marga Tan. Ini menjadi bukti bahwa hubungan Sumut dan Tiongkok terjalin harmonis,” papar Erry.Sejumlah kegiatan bertaraf internasional itu terselenggara karena keamanan di Sumut terpelihara dengan baik. Jauh dari benturan antarsuku dan agama. Ragam suku dan ras dapat hidup berdampingan dengan harmonis.“Hal ini sangat mendukung pertumbuhan usaha dan investasi. Apalagi Sumut terus menyiapkan infrastruktur dan sarana prasarana seperti pembangunan jalan tol dan pengembangan kapasitas layanan pelabuhan,” ucap Erry.Secara nasional, Erry meyakini hubungan Indonesia dengan Republik Rakyat Tiongkok akan semakin erat dengan hadirnya Presiden Joko Widodo dalam pertemuan negara-negara APEC yang berlangsung di Beijing, Ahad (9/11/2014).“Semoga pertemuan itu makin mengeratkan hubungan bilateral antara Indonesia dengan Republik Rakyat Tiongkok,” harap Erry.Di penghujung sambutannya, Erry tidak lupa menyatakan rasa bangga atas kepercayaan Perhimpunan Marga Huang Dunia menggelar konferensi tingkat dunia di Kota Medan.“Selamat datang di Medan, ibukota Provinsi Sumatera Utara. Makanan di Medan sangat enak. Silahkan cicipi dan jangan lupa ceritakan kepada keluarga di negara masing-masing nantinya,” sebut Erry.Sementara Konjen Republik Rakyat Tiongkok untuk Medan Zhu Hong Hai menyambut baik apa yang ditawarkan Wagub Sumut Tengku Erry. Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok siap membantu jika ada investor Marga Huang tertarik berinvestasi di Sumut.“Republik Rakyat Tiongkok juga akan membuka diri bagi investor Sumut yang berminat menanamkan investasi di Tiongkok,” sebut Zhu.Zhu juga memaparkan karakteristik singkat Marga Huang yang sangat menjunjung tinggi budaya tolong-menolong dan sangat gigih dalam membangun usaha. Sifat tersebut menjadi tradisi hingga kini.“Sebagian marga Huang merantau dan ikut berkontribusi dalam pembangunan di negara domisili. Begitu juga yang di Sumatera Utara,” papar Zhu.Ketua Forum Komunikasi Keluarga Besar Marga Huang Indonesia Darman Wijaya menyatakan, Konferensi Marga Huang Dunia di Medan merupakan konferensi tingkat dunia yang dihadiri perwakilan perhimpunan Marga Huang dari 14 negara.“Di Medan ini adalah konferensi Marga Huang Dunia yang ketiga. Hadir Ketua Marga Huang dari 14 negara, termasuk Thailand dan Taiwan ditambah 27 keluarga besar cabang Huang dari Indonesia,” jelas Wijaya. (BS-001)