Investor Malaysia Lirik Investasi Listrik di Sumut

Redaksi - Jumat, 06 Juni 2014 14:33 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir062014/beritasumut_Erry-SPM-Sdn-Bhd.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Wagub Sumut Erry Nuradi menerima rombongan SPM Sdn Bhd yang berencana menanamkan investasi bidang kelistrikan di Sumut. (Ist)
Medan, (beritasumut.com) – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Erry Nuardi menyambut baik rencana investor Malaysia, System Protection & Maintenance (SPM) Sdn Bhd yang tertarik berinvestasi dalam bidang pembangunan Pembangkit Listri Tenaga Air (PLTA) di Sumut. SPM Sdn Bhd diharapkan menjadi salah satu solusi Sumut keluar dari krisis listrik.Wagub Sumut di Medan, Jumat (6/6/2014) menjelaskan, rencana investasi bidang kelistrikan tersebut terungkap saat Wagub Erry Nuardi menerika audiensi Group Managing Director SPM Sdn Bhd yang dipimpin  Dato Ir Mohammad Zaini Bin Abdullah beserta rombongan di Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro, Medan, Rabu (4/6/2014) kemarin.Saat audiensi, Wagub Erry didampingi Asisten Ekbang Setdaprov Sumut Sabrina, Kepala BPMP Sumut Purnama Dewi, Kepala Dinas Tamben Provsu Eddy S Salim, Kepala BPPT Sumut dan mewakili PT PLN.Dalam kesempatan tersebut, Wagub Erry menyatakan, kebutuhan listrik Sumut pada beban puncak mencapai 1.800 megawatt. Sementara suplai listrik yang tesedia saat ini hanya 1.500 megwaat. Dengan demikian, Sumut masih mengalami devisit mencapai 300 megawatt.“Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sangat menyambut positif rencana investor dari Malaysi untuk berinvestasi di bidang kelistrikan. Sumut saat ini membutuhkan energi listrik tambahan sejak dua tahun terakhir,” sebut Erry.Secara gamblang, Erry memaparkan, pertumbuhan energi listrik pertahun di Sumut lebih kurang 9 persen. Jika saat ini kebutuhan kurang lebih 1.800 megawatt, maka tahun depan Sumut memnbutuhkan daya lebih kurang 200 megawatt.Saat Pemprov Sumut mendorong PT PLN merangkul sejumlah pihak membangun pembangkit listrik untuk memenuhi kebutuhan masyrakat. Salah satunya adalah pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Pangkalan Susu di Langkat dengan kapasitas daya 2 x 200 megawatt.Dalam waktu dekat, ada 3 pembangkit listrik yang akan beroperasi yakni Pembangkit Listrik Labuhan Angin, Sarulla dan PLTA Asahan 3 dengan daya ketiganya mencapai 1.000 megawatt. Ketiga pembangkit tersebut akan dikelola oleh PT PLN Wilayah I Sumbagut."Beberapa hari lalu Aset Operator PT PLN yakni PT Indonesia Power melaporkan bahwa PLTU Pangkalan Susu akan beroperasi menyuplai listrik direncanakan Desember 2014 mendatang," ujar Erry.Erry menjelaskan, secara teknis, SPM Sdn Bhd bisa berkonsultasi dengan pihak PT PLN Persero. Mengenai izin lokasi, Pemprov Sumut akan mempermudah demi ketersediaan pasokan listrik masyrakat.Group Managing Director SPM Sdn Bhd yang dipimpin  Dato Ir Mohammad Zaini Bin Abdullah mengatakan, pihaknya merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pembangunan konstruksi pembangkit tenaga listrik sejak Tahun 1984 yang berpusat di kawasan Syah Alam, Malaysia.Tidak hanya di Malaysia, SPM Sdn Bhd telah melebarkan sayap dengan menanamkan investasi dalam bidang pembangunan pembakit listrik di Thailand dan Aceh.“Saat ini kami sedang membangun proyek pembangkit tenaga listrik di kawasan Naga Raya, Aceh dengan kapasitas daya mencapai 10 Megawatt. Sesuai jadwal, pembangkit akan selesai dan dapat menyuplai listrik November 2015 mendatang. Proyek itu masih berpotensi dikembangkan dengan daya 18 Megawaat lagi,” jelas Zaini.Zaini juga mengatakan, telah menjalin kerjasama investasi pembangunan PLTA di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) dengan kapasitas daya 18 megawatt.“Untuk sementara, SPM Sdn Bhd sudah mendapat izin lokasi. Kami juga berharap bisa melakukan kerjasama investasi di daerah lain di Sumut,” sebut Zaini. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Sempat Ditunda, Penerbangan Tujuan Bandara Silangit Kembali Normal

Ekonomi

IMM Desak Kapolda Sumut Mundur

Ekonomi

Gubsu dan Pangdam Layat Korban Tewas Bentrok di Karo

Ekonomi

Pemerintah Pusat Beri Perhatian Besar di Sumut, Masyarakat Diminta Jaga Stabilitas Keamanan

Ekonomi

Pasca Kerusuhan Tanjung Balai, Gubsu Imbau Perkuat Koordinasi Lintas Agama

Ekonomi

Pemda Tanah Karo Diminta Tegas Selesaikan Masalah Relokasi Pengungsi