Wagub Sumut Tantang USU Produksi Massal Mobil Horas

Redaksi - Jumat, 14 Februari 2014 23:33 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir022014/beritasumut_Erry-Tim-Horas-USU.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Ist
Wagub Sumut Tengku Erry Nuradi menerima Tim Mobil Horas USU di Lantai IX Kantor Gubernur Sumut, Jumat (14/2/2014).
Medan, (beritasumut.com) – Wakil Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi menantang Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara (USU) untuk terus mengembangkan teknologi Mobil Horas sebagai mobil hemat energi. Penyempurnaan teknologi diharapkan membuka langkah dalam memproduksi massal Mobil Horas untuk kebutuhan mobil dalam negeri di masa mendatang.Tantangan tersebut disampaikan Wagub Sumut saat menerima audiensi anggota Tim Horas dan Pembimbing Fakultas Teknik USU di Lantai IX Kantor Gubernur Sumut, Jalan Dipnegoro, Medan, Jumat (14/2/2014). Turut hadir dalam audiensi tersebut Dekan Fakultas Teknik USU Bustami Syam dan pembimbing Tim Horas USU Himsar Ambarita.Dalam kesempatan tersebut, Erry menyatakan rasa bangga dan apresiasi atas prestasi yang diraih mahasiswa Fakultas Teknik USU dengan meraih juara I mobil hemat bahan bakar kategori Urban Concept berbahan bakar ethanol dan meraih juara II Urban Concept berbahan bakar Diesel dalam kompetisi mobil hemat bahan bakar Shell Eco Marathon (SEM) 2014 di Manila pekan lalu.“Prestasi ini merupakan awal dalam perjuangan mempersembahkan mobil hemat energi. Selanjutnya, mahasiswa harus terus mengasah kemampuan untuk menyempurnakan teknologi Mobil Horas untuk kebutuhan mobil dalam negeri,” sebut Erry.Menurt Erry, meski harapan memproduksi Mobil Horas secara massal dinilai muluk-muluk, namun impian tersebut mungkink terwujud jika semua pihak saling mendukung. Apalagi Mobil Horas berhasil menyingkirkan pesaing dari Malaysia, Thailand, Vietnam dan tuan rumah Filipina sebagai mobil paling irit bahan bakar. Bahlan dalam kompetsi tersebut, Mobil Horas USU berhasil menempuh jarak 101,4 kilometer perliter di kelas Urban Concept Ethanol. Sedangkan untuk Urban Concep Diesel, Tim Horas USU berhasil menempuh jarak 57 kilometer per liter. “Tahap awal, setidaknya Mobil Horas bisa digunakan sebagai transportasi hemat energi dilingkungan kampus. Selanjutnya, tidak mustahil akan produksi massal,” harap Erry.Erry menyadari, untuk mempersembahkan mobil hemat energi dengan teknologi unggul membutuhkan kerja keras dan biaya yang tidak sedikit. Bahkan penelitian yang dilakukan secara berkesinambungan untuk menghasilkan kualitas terbaik.Selain mengembangkan mobil irit bahan bakar Ethanol, mahasiswa Fakultas Teknik USU juga diharapkan memanfaatkan potensi Indonesia yang memiliki potensi matahari dalam pengembangan mobil dangan bahan bakar tenaga surya (solar cell). Begitu juga dengan pengembangan bahan bakar biodiesel karena Indonesia kaya akan perkebunan sawit dan ubi.“Tidak semua negara disinari matahatri 12 jam perhari. Ini potensi yang sangat luar biasa bagi kita jika mampu memanfaatkannya. Begitu juga dengan pengembangan mobil dengan bahan bakar biodiesel,” tambah Erry.Sementara Dekan Fakultas Teknik USU Bustami Syam berharap Pemerintah Provinsi Sumut membantu mahasiswa dalam bidang pendanaan guna mendukung penelitian dan pengembangan mobil hemat energi.“Kami juga berharap Pemprov Sumut berkenan memediasi mahasiswa dengan pihak industri dalam mengembangakan teknologi Mobil Horas,” harap Bustami.Tim Horas USU berhasil menyabet juara I dalam kategori mobil hemat bahan bakar kategori Urban Concept berbahan bakar ethanol dan meraih juara II Urban Concept berbahan bakar Diesel dalam kompetisi yang diikuti 15 negara dari Asia dan Timur Tengah. Masing - masing juara memperoleh uang tunai sebesar US$ 2.000 dan US$ 1.000 dari pihak panitia dan sponsorship SEM 2014 Manila. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Jumat Besok, Rumah Sakit USU Gelar Pemeriksaan EKG Gratis

Ekonomi

RS USU Buka Pelayanan Tes Narkoba

Ekonomi

RS USU Akan Dijadikan Pusat Pelatihan dan Penelitian Segala Jenis Penyakit

Ekonomi

Kunjungan Pasien ke Rumah Sakit USU Terus Meningkat

Ekonomi

BPKP Sumut Gandeng Unimed dalam Pengelolaan Keuangan Desa

Ekonomi

Usai Ikuti Ujian Semester, Mahasiswa Fisip USU Dirampok