Imbas Banjir Jakarta, Pengusaha Ekspedisi di Medan Rugi Hingga Miliaran

Redaksi - Minggu, 20 Januari 2013 17:10 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir012013/beritasumut_Intrasco Kilat.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Google
Medan, (beritasumut.com) – Bencana banjir yang melanda Ibukota Jakarta berimbas ke Kota Medan. Pengusaha pengangkutan barang (ekspedisi) mengalami kerugian ratusan juta rupiah, bahkan miliaran.Barang yang seharusnya sudah terjadwal dikirim belum dapat diberangkatkan ke alamat yang dituju. Akibatnya sejumlah pengusaha ekspedisi tidak dapat melakukan penagihan. Biasanya, penagihan dapat dilakukan begitu barang diterima. “Jumlah pastinya belum dihitung. Namun yang jelas kami belum bisa menagih, barang-barang masih tertahan,” kata pemilik PT Intrasco Kilat, Irwan Ritonga di Medan, Sumatera Utara, Ahad (20/01/2013)Irwan mengatakan, paket kiriman banyak tertahan di kantor cabang mereka di Jakarta. Bahkan sebelum sampai di kantor cabang, barang yang dikirim menggunakan jalur laut tertahan di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.Sementara barang yang diangkut menggunakan jasa pesawat pun demikian. Barang-barang, tertahan di kantor cabang mereka di Cengkareng. “Dari sini tidak ada masalah. Pendistribusiannya di sana (Jakarta) yang tidak bisa. Beberapa kawasan seperti di Jakarta Barat tidak bisa ditembus kendaraan,” katanya.Beruntung sejauh ini belum ada komplain dari konsumen. Sebagian besar konsumen dapat memahami bencana banjir yang melanda beberapa kawasan di Jakarta. “Komplain belum ada. Hanya saja tidak bisa menagih dan aktivitas di sana (kantor cabang Jakarta) tidak ada,” ucapnya.Meski kondisi masih belum pasti kapan kembali normal, namun perusahaan ekspedisinya masih menerima jasa pengiriman barang.“Tidak ada yang ditolak. Semua tetap diterima. Kami berharap dalam sepekan ini sudah kembali seperti semula. Bila tidak, bisa berpengaruh besar karena paket kiriman akan semakin menumpuk,” harapnya. (BS-024)


Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

TPS dan PKL Penyebab Kota Medan Gagal Meraih Adipura

Ekonomi

Diteror Bunuh OTK, Rajudin Minta Kecurangan Dunia Pendidikan di Medan Direspon Semua Pihak

Ekonomi

Poldasu Belum Terima Laporan Terkait Teror Kepada Anggota DPRD Medan

Ekonomi

Gagal Rampok Tas Perempuan, Andre Nyaris Tewas Dihakimi Massa

Ekonomi

Konflik di Hermes, Pemko Medan Perlu diajak Bicara

Ekonomi

PMI Sumut Miliki Markas Komprehensif dan UTD Modern