Beritasumut.com-Perhelatan nasional bernama "Gramedia Reading Community Competition 2016" telah memasuki babak final. Sebelumnya, sebanyak 815 komunitas dan taman baca dari seluruh Indonesia telah berkompetisi di masing-masing regionalnya untuk menjadi 10 kandidat terbaik yang berhak mendapat juara. Khusus wilayah Sumatera, Final Gramedia Reading Community Competition 2016 digelar di Convention Hall 1 Hotel Santika Dyandra Medan, Sabtu (06/08/2016). Publishing dan Education Director PT Gramedia Asri Media, Suwandi S Brata mengatakan, "Rendahnya minat baca dan terbatasnya jangkauan fasilitas penunjang literasi di Indonesia jadi perhatian utama kita untuk menyelenggarakan kompetisi ini," ujarnya. Suwandi menilai, saat ini dibutuhkan adanya stimulan untuk mendorong minat baca di masyarakat. "Salah satu langkah yang kami lakukan adalah dengan mengapresiasi para penggiat literasi yang berhasil menularkan virus literasi di daerahnya. Ini juga perayaan para penggiat literasi di Indonesia. Dari sekian banyak komunitas literasi yang ada di Indonesia, saya kira 815 komunitas ini baru 10 persennya," papar pria berambut putih yang terus mengkampanyekan gerakan membaca tersebut. Senada dengan gagasan Gramedia, program menumbuhkan minat membaca tersebut juga diamini oleh Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Medan, Ir Syaiful Bahri. Dalam sambutannya, dia menyampaikan amanat Walikota Medan Dzulmi Eldin, untuk selalu mendukung kegiatan literasi di masyarakat kota Medan. "Semoga dengan berhimpunnya komunityas-komunitas ini, akan lahir nantinya generasi yang cerdas dan bermartabat," katanya. Adapun 10 komunitas regional Sumatera yang terpilih adalah Ruang Baca Tanah Ombak-Padang sebagai Juara I, Alusi Tao Toba-Samosir sebagai Juara II, TBM Ar-Rasyid-Aceh sebagai Juara III dan Favorit, Medan Generasi Impian (Medan), Bengkel Sabda (Batam), Perpustakaan Remasni (Padang), Sahabat Ilmu (Jambi), Rumah Belajar Ceria (Palembang), Forum Anak Batam (Batam), dan Rumah Belajar Kasih Untuk Bangsa (Medan). Pemenang dari kompetisi ini berhak mendapatkan development funding berupa uang tunai, trofi, sertifikat, hingga bantuan buku selama 1 tahun ke depan dari Gramedia. Komunitas-komunitas inilah yang nantinya akan mendistribusikan dan mendekatkan buku kepada masyarakat di daerahnya melalui kreativitasnya masing-masing. Dalam acara tersebut, hadir juga Butet Manurung (co-Founder Sokola Rimba) dan Rizky Nasution (Founder Medan Heritage) yang mengisi talkshow inspiratif yang membuka cakrawala di dunia kepenulisan dan memasyarakatkan literasi di Indonesia. (BS02)