Beritasumut.com-Terpilihnya perpustakaan Sumatera Utara (Sumut) sebagai peringkat kedua terbaik dari 13 perpustakaan di Indonesia, dari survey Menteri Dalam Negeri (Mendagri) 2016, membuka harapan Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Sumut (Baperdasu) Hasangapan Tambunan, untuk meningkatkan minat baca di Sumut, bahkan jika bisa melampaui Yogyakarta.
“Indikator yang kita lihat dari survey Mendagri, disana tertera jika jumlah pengunjung kita mencapai 110.000 per bulan. Kenyataanya sekarang sudah lebih dari segitu, karena dalam sehari rata-rata pengunjung 300 orang. Terlebih, hari Sabtu dan Minggu pengunjung kita bisa mencapai 500 orang. Sedangkan untuk jumlah koleksi buku hingga saat ini sebanyak 324.523 buku,” papar Hasangapan Tambunan kepada wartawan, Rabu (15/06/2016).
Selain merujuk hasil survey, menurut Hasangapan, Sumut dinilai telah berhasil meninggikan minat bacanya dari berbagai kompetisi terkait literasi. "Sumut menjadi juara I nasional untuk lomba bercerita rakyat tingkat SD/MI dan sekolah Matauli Sibolga Tapteng meraih juara III tingkat nasional untuk perpusatakaan sekolah terbaik se Indonesia," tambah Kepala Baperdasu.
“Kalau nanti kita bisa dapat lagi prestasi tingkat nasional, maka bisa saja kita mengalahkan Yogya yang selama ini dinilai cukup tinggi untuk tingkat minat baca, karena dari survey Mendagri kita sudah peringkat kedua, begitu juga kita masuk juara pertama lomba bercerita dan perpusatakaan sekolah tingkat nasional,” terangnya optimis.
Ke depannya, Hasangapan mengatakan, pihaknya akan berupaya untuk meningkatkan minat baca di daerah, terutama di kawasan tepi pantai, selain itu juga melakukan promosi minat baca untuk memotivasi masyarakat dengan sosialiasi dan mencari koleksi terbaru sesuai kebutuhan masyarakat.
“Begitu pun masih ada juga daerah yang masih tidak peduli untuk meningkatkan minat baca masyarakatnya, karena ada yang tidak peduli untuk mengirimkan wakilnya dalam lomba-lomba seperti lomba bercerita dan lainnya,” tegasnya. (BS03)