Finalis Gadis Sampul Asal Medan Ikuti Simulasi Konferensi PBB 2016

Redaksi - Senin, 16 Mei 2016 12:12 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir052016/beritasumut_Finalis-Gadis-Sampul-Asal-Medan-Ikuti-Simulasi-Konferensi-PBB-2016.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist
Tengku Alya Nabila saat mengikuti Simulasi Konferensi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) 2016 di London.

Beritasumut.com-Siapa yang menyangka bahwa salah satu finalis Gadis Sampul 2013, Tengku Alya Nabila berhasil mengikuti Simulasi Konferensi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) 2016. Ajang bergengsi yang diharap-harapkan banyak orang itu diselenggarakan oleh London International Model United Nation (LIMUN) pada tanggal 26-28 Februari 2016 di London. Gadis cantik yang kerap disapa Alya tersebut telah membuktikan kiprahnya dalam dunia pendidikan dengan menjadi salah satu delegasi dari Universitas Sumatera Utara (USU) Medan. Faktanya, Tengku Alya berhasil membawa USU untuk pertama kalinya mengikuti ajang istimewa tersebut.Alya saat ini sedang menempuh pendidikan S1 Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Sumatera Utara. Kemampuannya dalam berbahasa Inggris menjadi salah satu hal positif yang membuat Alya berhasil menjadi delegasi USU. Alya membentuk satu tim bersama dua orang mahasiswa lainnya, yakni Adli Tama Sembiring, mahasiswa Departemen Ilmu Administrasi Negara FISIP USU angkatan 2014, dan Dewi Citra Sitompul, mahasiswa Departemen Ekonomi Pembangunan FEB USU angkatan 2013. Ketiganya tentu saja terpilih berdasarkan hasil seleksi yang ketat.    Tengku Alya sendiri mengaku bahwa ia memang menggemari debat dalam Bahasa Inggris semenjak duduk di bangku SMA. Ketika itu ia sudah sering diutus menjadi perwakilan sekolah untuk mengikuti olimpiade debat antar sekolah. Oleh karenanya, Alya tidak memiliki kesulitan ketika harus berkomunikasi dengan mahasiswa dari negara-negara lainnya. Ditambah lagi mahasiswi yang memiliki cita-cita menjadi public relation profesional ini sudah memiliki basic ilmu komunikasi yang sangat dibutuhkan.Keberhasilan mahasiswi berdarah Melayu dan Sunda ini tentunya diperoleh dengan usaha yang sangat gigih. Alya yang memiliki kemampuan sebagai model tidak hanya berhenti pada prestasinya sebagai finalis Gadis Sampul saja. Ia tetap berkiprah di kampus untuk meningkatkan kemampuannya. Mahasiswi yang berparas cantik dan berpenampilan menarik ini telah membuktikan bahwa seorang model pun harus mengutamakan dunia pendidian dan bahkan mengharumkan nama almamater hingga ketingkat Internasional.(Daebak Publisher)


Tag:

Berita Terkait

Cerita Sumut

Pemko Medan Sambut Suka Cita Perayaan Festival Holi di Konjen India

Cerita Sumut

Bupati Langkat Syah Afandin Dukung Putra Putri Langkat Promosikan Budaya dan Wisata

Cerita Sumut

Bupati Langkat Dukung Pelestarian Budaya Karo di Pesta Kerja Tahun Buluh Duri Kuala

Cerita Sumut

Pemko Medan Siap Dukung Medan Jadi Kota Seni dan Budaya Terbesar di Indonesia

Cerita Sumut

Menbud Fadli Zon Harapkan Warga Aceh Jaga Harmoni Budaya dan Agama

Cerita Sumut

Wakil Ketua MPR: Langkah Strategis Sektor Kebudayaan Butuh Dukungan Semua Pihak