Mahasiswi Indonesia jadi Duta Kesehatan Asia Pasifik

- Senin, 29 Januari 2024 21:21 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir012024/_9251_Mahasiswi-Indonesia-jadi-Duta-Kesehatan-Asia-Pasifik.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Istimewa
Chintya bersama Fasilitator Lainnya 
beritasumut.com - Mahasiswa Program Studi Komunikasi Universitas Pertamina(UPER), Chintya Maulini diangkat menjadi Duta Kesehatan Asia Pasifik olehUNICEF, Senin (29/1/24).

Perhatiannya yang besar pada pendidikan dan pemberdayaanpemuda, menjadikan Chintya terpilih untuk menjadi bagian dari Youth People’sAction Team (YPAT) Asia Pasifik. Chintya juga telah berhasil mengembangkanprogram inovatif bertajuk Fix My Food.

“Saya melihat pemuda memiliki potensi besar untuk menjadiagen perubahan untuk mencapai pembangungan berkelanjutan, khususnya dalammemajukan sektor kesehatan,” kata Chyntia.

“Walaupun kesadaran pemuda terhadap pembangunankeberlanjutan masih belum optimal, dengan bergabungnya saya sebagai mentor diYPAT 2024, saya berharap dapat mengobarkan api semangat kawula muda untuk aktifdalam berbagai proyek,” tambahnya.

Chintya menjelaskan, ia akan mengajak para pemuda untuklebih sadar terhadap kesehatan pribadi. Sebagai Mitra Muda UNICEF Indonesia,program tersebut diyakini Chintya sebagai langkah kecil dalam memilikilingkungan pangan yang baik.

“Sehingga tujuan dalam penurunan angka terjangkitnyapenyakit kronis di kalangan usia muda dapat diwujudkan,” bebernya.

Menurut data, pertumbuhan restoran cepat saji di Indonesiacukup pesat. Diamna, 10 sampai dengan 15 persen setiap tahunnya. MenyisirKatadata Insight Center (KIC), penikmat makanan cepat saji dengan frekuensi 6-7kali sepekan paling banyak dari gender perempuan 57,1%, dan laki-laki 42,9%. Dilainsisi santapan tersebut juga beresiko terhadap kesehatan jika dikonsumsi secaraberlebihan.

"Melalui program Fix My Food, saya ingin menggelarkampanye yang bertujuan meningkatkan perhatian anak muda yang gemar makanancepat saji untuk lebih bijak dalam mengkonsumsi makanan tersebut. Program iniakan menggandeng kaum muda, influencer, selebriti dan pengusaha makanan dikawasan Asia Pasifik,” ungkapnya Chintya.

Prestasi Chintya dalam keterlibatannya di kancahinternasional turut diapresiasi oleh Rektor UPER, Prof. Dr. Ir. Wawan Gunawan AKasir MS. Bagi Prof. Wawan sebagai kampus yang memiliki visi dalam mencetakpara pemimpin global, UPER terus mendukung para mahasiswa dalam melebarkansayap ke ranah universal melalui pembekalan di kelas.

“Kurikulum UPER yang disesuaikan dengan kebutuhan industridan sosial. Terbaru, UPER menghadirkan kurikulum pembangunan berkelanjutanmelalui mata kuliah Pembangunan Berkelanjutan yang turut didukung dengan tenagapendidik ahli maupun praktisi dari dalam dan luar negeri.

“Harapannya, mahasiswa siap dalam menjawab berbagaitantangan dan kebutuhan global. Selain itu dukungan lain seperti bimbingankarir yang menghadirkan para pegiat industri secara global, melalui programLulusan Merah Putih menjadi asa dalam meningkatkan kesuksesan mahasiswa untukmengaplikasikan teori ke dunia kerja,” pungkas Prof. Wawan. (BS07)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Berita

Polisi Bekuk Pelaku Tunggal Pembunuh Mahasiswa UMA di Patumbak Dijerat Pasal Berlapis dan Berat

Berita

Gubernur Sumut Luncurkan Mudik Gratis Lebaran Bagi Mahasiswa di Luar Sumatera

Berita

Ubah Lontar Jadi Pemanis Sehat: Ini Dia Inovasi Hebat Karya Mahasiswa UPER

Berita

ULBI Kembali Buka Program Ikatan Dinas PosIND Bagi 100 Mahasiswa

Berita

Dukung Keberlanjutan Perikanan, Mahasiswa UPER Rancang Prototipe Bisnis Hasil Tangkap Laut

Berita

Universitas Paramadina Gelar Paramadina Leaders Camp untuk Pengembangan Kepemimpinan Mahasiswa